Kamis, 12 Juni 2014

citizen said "inspiring woman"

Sabtu pagi yang cerah, tapi sayangnya badanku tak begitu cerah karena memang semalam aku hanya tidur tak lebih dari empat jam. Dan paginya harus sudah menunggu kereta yang akan membawaku ke kota seberang.
Terlalu pagi aku sampai di stasiun, menunggu, 30 menit aku menunggu kereta ku datang. Aku berdiri di pegangan peron jalur dua. Karena biasanya keretaku akan melintas di jalur ini. Sebelum keretaku datang, kereta ekonomi jurusan jakarta-solo lebih dahulu berhenti untuk menurunkan penumpang di stasiun ini. Kereta ini tepat berhenti di depan tempatku berdiri. Bau pesing kamar mandi kereta menghantam udara disekitarku bersamaan dengan ratusan penumpang kereta yang berdesakan turun dari kereta. Kotor sekali kataku dalam hati. Bau pesing, bau rokok, bau keringat semua bercampur membentuk satu senyawa gas yang hampir merasuk mengganggu otakku. Tapi aku tak bergeming sedikitpun, aku tetap ingin mengabadikan kajadian ini dengan sorotan mata yang seterusnya kurekam dengan baik di benakku.
Segera setelah penumpang turun, beberapa ibu-ibu perkasa dengan baju seperti kebaya dan dipadu dengan kain sigap mengangkat baskom berisikan nasi bungkus, ayam goreng, dan sambal lalu menaruhnya di atas kepala mereka. Pada baskom tersebut tertuliskan “nasi ayam 4000”. Begitu murahnya nasi ini pikirku dalam hati. “Nasi ayam nasi ayam nasi nasiii....”. Suara itu begitu menyentuh hatiku, entah mengapa aku begitu melow pagi ini. “buk, nasi ayam dua bungkus” kata salah satu penumpang pada ibu penjual nasi ayam ini. “oh nggeh mas.” Sahutnya cepat sembari menurunkan baskomnya dan cekatan membuka bungkusan nasi serta memasukkan ayam dan sambal kedalam bungkusan tersebut lalu dibungkus kembali, sekali lagi kulihat tangan tua itu melakukan adegan yang sama untuk bungkus kedua. Setelah selesai melayani pembeli, uang pun didapat.
Ketika aku mencerminkan ini pada diriku, aku tak kan mungkin memiliki keinginan segigih sekuat ibu ini. Ibu-ibu ini begitu gigihnya membantu suami mereka mencari nafkah. Keuntungan perhari yang mereka terima tak seberapa, tetapi mereka tetap berusaha dan terus berusaha. Jauh berbeda denganku yang malas karena selalu bergelimang kecukupan. Ingin rasanya mencontoh kegigihan mereka, meskipun mereka bukan seorang “inspiring woman” yang sering disorot di media tetapi mereka memiliki kegigihan, ketangguhan dan keseriusan yang tak jauh dari mereka yang sering disorot media. Mereka memang orang pinggiran yang tak banyak mendapat perhatian, tetapi dari merekalah seharusnya kita bisa berkaca dan mencontoh, karena kesederhaan jelas melekat kentara di diri mereka.

Rabu, 15 Mei 2013

menikah, dia diantara bekerja atau ibu rumah tangga berpenghasilan

selamat ya,, moga jadi keluarga SAMARA.
ya ampuunn cantik bangeeett kamu eniwei,, selamat yaa..
selamat yaa,, akhirnyaa,, semoga cepet dapet momongan..

ketika kamu menikah, apalagi kamu perempuan, kamu akan sangat banyak mendapatkan ucapan - ucapan tersebut diatas...
saya yang sering nyelamatin aja sampai bosan, sekali kali pengen menginovasi kata - kata ucapan untuk menyelamati teman yang menikah...

oohh iya, satu lagi.. kalo baru bikin pengumuman nikah di socmed setelah menikah maka akan banyak komen ataupun mention yang bilang..
lhah, udah nikah aja,, kapan nikahnya? kok gabilang-bilang?
dimana saya paling males kalo dijawab, memang sederhana aja,, dan lagi kalau teman yang pada jauh, ga enak kalo mau ngundang..
darimana dilihatnya sederhana kalo pas nikah keliatan cantik karena dirias, dan tamu yang dateng pada disuguh makan.. preett banget deh kalo ngakunya sederhana..

satu lagi deh preambule nya sebelum masuk ke bab dua,, alias isi..
ada yang lucu lagi ketika saya mengkomen foto after weddingnya temen,,
loh kamu dah nikah? kapan? eniwei, selamat ya,,
dan dijawab,, Yaolooohhhh nduuuttt,,, aku lupaaaaaaaa,,,,,,,,,
udah, gitu doang,, bbm kek, sms kek, ngewasap kek, ngeline kek, mensyen kek, nge DM kek, atau paling ga nginbox fb bilang dan akuin kalo cewek yang gendut - gendut gini, jaman sma pernah nenangin kamu pas kamu lagi di bully cowok - cowok saiko (oke maaf, keterlaluan kalo ini :-D ) ini telah terlupakan dalam daftar maha panjang penerima undangan maha eksklusif dari kamu..
senyum aja deh.. hahahahaha,, loh malah ngakak..


oke,
mari kita masuk ke inti permasalahan..
sesuai judulnya..
diantara bekerja atau ibu rumah tangga berpenghasilan..
kita sebagai manusia memiliki waktu sekitar 24 jam untuk menjalani hari,,
dan karena saya ditakdirkan sebagai wanita,, naluri kewanitaan tentang hal - hal yang mendetail kadang mengusik hati..
katanya ketika wanita bekerja, maka dalam keluarga akan banyak hambatan yang dihadapi, terutama yang disorot adalah mendidik penerus bangsa.. memang inti terbesar dalam komitmen membentuk keluarga adalah ini...

karena saya belum menikah dan hanya bisa membayangkan kehidupan pasca pernikahan.. saya suka bertanya pada diri saya sendiri,, apakah saya ikhlas ketika anak saya tinggal sama pembantu selama setengah hari.. lalu bener ga ya si embak  masakin makanan buat anakku jangan - jangan cuman main vetsin aja nih si mbak.. bener ga ya si mbak ngawasin anakku kalo lagi main jangan - jangan cuma ditinggal sms an.. beneran tidur siang ga ya anakku jangan - jangan cuma boongan bilang iya.. trus kek mana aku bisa jadi sahabat anakku kalo pas saya pulang anakku juga udah capek dan ngantuk,, trus saya ga punya sahabat dong kalo dirumah,, anak jarang ngobrol,,
saya jealous kalo anak saya lebih deket sama si embak.. sudah capek - capek ngeluarinnya,, ehh cuman jadi sahabat orang lain..

boleh kali ya jadi ibu rumah tangga kalo jadi cewek kebanyak mikir kayak ilustrasi diatas.
tapikan ibu rumah tangga identik sama hore - hore pas suami dan anak-anak belum pulang..
tapi sebenrnya kalo niat beneran jadi ibu rumah tangga.. tetep kudu jadi ibu rumah tangga yang pinter..
kalo ga pinter kalo tau tau diboongin orang,, gampang ilang dong harta suami..
trus kalo ga pinter gimana mau ndidik anak jadi gernerasi berprestasi penerus bangsa..
trus kalo ga pinter gimana mau bantu pendapatan rumah tangga dari suami.

ada jalan perenungan panjang,, dan selama ini saya masih belum menentukan dengan mantap..
hanya selalu berusaha menminta ridho Alloh untuk mendampingi diri ini selama melakukan pemantasan,,
agar pada saat menikah,, tak ada lagi keraguan..

aku akan mantap menitipkan hati ini untukmu..
dan aku akan mantap menjalani predikatku sebagai ibu rumah tangga dengan berbagai macam cara untuk membantumu meringankan menafkahi anak anak kita..
bahkan ketika memang bekerja merupakan jalannya, aku akan tetap menempelkan predikat itu dalam drirku sehingga anakku bukan sahabat orang lain,, bagaimanapun caranya,,


Selasa, 14 Mei 2013

ada sebuah nikmat baru. nikmat ini disebut intelegensi dan istiqomah.

pertama - tama jelas aku akan mensyukuri semua ini. hanya Alloh SWT yang bisa memberikan ini kepadaku.
dan aku yakin pada saatnya nanti anugerah dan piala itu akan jatuh ke tanganku.
akupun sampai bingung, ini namanya muhasabah atau... ataukah menjauhi mendustakan nikmat.
apapun itu, syukurku tak akan pernah putus pada Sang Pemilik segala nikmat..

pernah seorang dosen di kelas memberikan motivasi untuk berprestasi dan cepat lulus dengan mengilustrasikan kembali cerita dalam novel yang sangat terkenal "laskar pelangi" bagaimana seorang yang sangat banyak menghadapi hambatan untuk mendapatkan pendidikan berhasil mendapatkan mimpinya untuk kuliah di Sorborne. 
ironi memang ketika dibandingkan dengan kita,, atau okelah diperkecil penunjukan subyeknya ke "saya",, yang ibarat kata tidak memiliki penghambat seberat si ikal dalam novel laskar pelangi, masih saja memiliki segudang alasan untuk bermalas - malasan sewaktu kuliah dan mengerjakan skripsi.
tetapi kali ini, dan pada saat sekarang,, saya merasa sedang diceramahi oleh Sang Pemilik segala nikmat tentang betapa kayanya ilmu yang saya miliki..
ada suatu cerita tentang anak manusia yang senyatanya memiliki orang tua yang sangat sangat mampu menyekolahkan dirinya bahkan sampai jenjang yang tak terhingga. tetapi, sungguh ironi yang terjadi,, saking sangat precious nya label sebagai "abdi negara" orangtuanya memilih menginvestasikan dana terhadap anaknya untuk mendapatkan cap sebagai abdi negara daripada untuk pendidikan anaknya.
sebentar,, saya ingin mencernanya lagi.. ahh tetapi tetap saja tak masuk akal logika ku..
bahkan ketika kedua orang tua dan saudara saya telah sah dan bahkan telah bertahun - tahun menjadi abdi negara tidak ada pernah terfikirkan untuk mencari cara instan untuk menjadi abdi negara dengan menginvestasikan dana yang begitu besarnya.
dan seperti diingatkan,, telah banyak dana yang dikeluarkan tidak sedikitpun ada hasil cap abdi negara yang didapat oleh anak ini..
kisah ini seakan seperti menarik kata - kata syukur dari dalam mulut saya untuk termuntahkan sebanyak - banyaknya... bahwa salah satu anugerah terindah dari hidup saya adalah lingkungan yang sangat mendukung untuk menuntut ilmu setinggi mungkin.. intelegensia,, insyaAlloh bukan idealisme yang saklek yang saya miliki saat ini.
karena saya berfikir,, contoh diatas adalah idealisme abdi negara yang sangat saklek yang dipuja di keluarga tersebut,, sangat ironi..


menikmati istiqomah atau sedang mendapatkan nikmat istiqomah yaa??
entahlah,, sampai saat ini,, semuanya masih menjadi misteri..
mengapa anak manusia satu ini melepaskan hijabnya dan memilih menjadi wanita super gaul..
tak tanggung - tanggung,, hijabnya yang tergolong "dalam" bisa terhapus oleh lingkungan yang berada disekitarnya..
lagi - lagi lingkungan yang membuat saya sampai saat ini tak habis pikir dan masih menganggap hal tersebut diatas perlu untuk memerintahkan syaraf motorik mulut melafalkan kata WOW..
meskipun saya tidak berhijab yang "dalam" tapi saya masih memiliki si "istiqomah" ini dan semoga Alloh SWT tetap menjadikan dia sebagai jodohku.. apa jadinya jika aku kehilangan si "istiqomah" ini??


diucap lagi yuk kata - kata satu ini "alhamdulillah hirobbil 'alamin"

Minggu, 18 November 2012

sebuah inginku...

ini semua tentang manusia gila. sehingga arah yang ada menjadi bias.

demi sebuah pembenaran bahwa aku bersamamu, aku rela menjadi bayangan bisu.

aku ini adalah air mata yang hanya selalu tergenang di pelupuk mata tanpa pernah jatuh ke pipi.

seperti seorang pekerja seks yang hanya menonjolkan kemolekannya di tempat remang remang.

metamorfosa ku terganggu olehmu.

ingin sekali kumenemuimu, menyatakan semua tentang aku dan semua kebiasan ini. agar semua menjadi jelas. agar aku tak bisu lagi, dengan leluasa turun ke pipi dan diseka oleh tanganmu, dan menjadi wanita anggun yang membelai wajahmu saat membuka mata di pagi hari.

dan menjadi sebuah aku yang utuh inilah inginku.

Sabtu, 06 Oktober 2012

BAHAGIA itu sederhana

lama yah saya ga blogging..
semoga dengan kesibukan saya yang baru saya bakal tambah rajin blogging,, *yak semoga ahahahak

berawal dari nonton ending dari sebuah acara talkshow,, si host yang nyentrik dengan kepala botaknya dan eyeliner tebel menceritakan definisi bahagia dari setiap bintang tamu talkshow nya..
sebagian besar bintang tamu itu selalu menjawab bahagia dengan keadaan yang sekarang,, dimana keadaan sekarang merupakan keadaan jauh yang berbeda dari sebelumnya dan terkadang keadaan sekarang merupakan suatu keadaan yang tidak bisa dipilihnya. hanya ada satu pilihan menjadi keadaan ini atau tidak ada sama sekali.

lalu host menceritakan tentang riset yang pernah dilakukan beberapa psikolog (tapi maaf saya agak lupa dimana riset ini dilakukan dan siapa yang melakukan) bahwa ketika seseorang diberi enam buah barang dan disuruh untuk mengurutkan dari nomor satu sampai nomor enam mana barang yang paling dia suka, lalu barang pada urutan ke tiga dan kelima disuruh untuk dibawa pulang. tidak sampai setengah jam, seseorang ini disuruh kembali ke ruangan yang berisi enam barang tersebut lalu disuruh untuk mengurutkan ulang mana barang yang paling dia suka. dan yang kebanyakan terjadi adalah mengurutkan barang ketiga menjadi urutan pertama dan barang kelima menjadi urutan terakhir.
dan hebatnya, penelitian ini dilakukan pada orang yang amnesia.
WOW (tapi saya ga sambil koprol yaa)..
sesaat saya terhenyak.. bahwa sesungguhnya manusia akan cenderung membentuk sistem di otaknya untuk mengatakan bahwa keadaan yang dimilikinya sekarang ini adalah keadaan yang membahagiakan.

masih kata mas host nya lagi, ini lebih baik daripada seseorang yang ambisius dan mengorbankan apa yang seharusnya tidak pantas untuk dikorbankan demi mendapatkan apa yang dia inginkan.

saya seperti diingatkan tentang apa itu bersyukur,,
saya merasa,, seperti disayangi oleh Sang Khalik,,
saya merasa,, bahwa dengan keadaan saya sekarang ini saya tak harus banyak melakukan kebohongan.
saya merasa,, bahwa lingkungan baru saya, teman-teman baru saya, merupakan hadiah ulangtahun saya yang terindah yang diberikan oleh Sang Khalik,,
saya merasa,, ini adalah kado terindah yang papa mama saya berikan di tahun ini..

ya, saya bahagia.. saya bersyukur.. dan saya berterimakasih dengan cara saya akan selalu membuat waktu yang saya lewati dengan kegiatan yang luarbiasa sebagai diri saya..

Minggu, 25 Maret 2012

it's handmade and it's usefull

awalnya cuma pengen punya kesibukan dirumah sambil nunggu pengumuman lamaran pekerjaan, tetapi kok malah di semangatin teman teman untuk dikembangin.
buat awalannya,, saya nyontek berbagai tutorial dari http://duniarumah.wordpress.com/

dan jadilah beberapa kreasi nya..




dilihat boleh, dipilih juga boleh,,
diorder apalagi. :D

Selasa, 07 Februari 2012

Puff bedak tabur kembali putih

Cewek identik dengan keindahan. Salah satu cara untuk memperindah tampilan muka kita adalah dengan pemakaian kosmetik, alias dandan. Bagi yang suka dandan, pernah gak sih risih sama puff bedak yang warnanya sudah berubah menjadi kecoklatan gara-gara sering dipakai.
Sebenernya gampang kok membersihkannya.
Cekidot garls!! :D



 Ini adalah perbandingan antara puff yang sudah sering dipakai dengan yang bersih.
Sebenernya puff sebelah kanan adalah puff yang tadinya sudah berwarna coklat dan sudah menjadi bersih karena dicuci, puff sebelah kiri adalah puff lain untuk membandingkan sebelum dicuci dengan yang sudah dicuci, :D



 Basahi puff dengan air mengalir, supaya paling tidak air yang mengalir ini melarutkan bedak yang menempel di bagian luar puff.
*mohon maaf background temboknya kotor, maklum wastafel dapur, hehehe.. :D 



 Setelah di basahi dengan air mengalir,celupkan seluruh badan puff kedalam air dalam wadah biar seluruh puff benar-benar basah.



 Kalau sudah, ambil puff dari air, beri SABUN CAIR (karena kalau pakai sabun cuci bubuk tidak bisa langsung mengikat kotoran puff yang tidak lain juga berbentuk bubuk). Jika perlu menambahkan sabun tambahkan secukupnya. Untuk membersihkan, REMAS puff JANGAN dikucek karena apabila dikucek akan merusak busa yang ada di dalam.




Sebaiknya meremas puff dilakukan dibawah air mengalir agar kotoran yang larut dengan sabun bisa langsung mengikuti limpasan air. Setelah itu keringkan puff nya. :D
DONE!! puff bersih bisa dipake lagii!!